Penyebab Jumlah Sperma Sedikit Atau Oligospermia

Selamat datang di situs kesehatan www.istanagreenworld.com, Satu-satunya pusat Obat Herbal Green World Global yang menyediakan berbagai produk Suplemen dan Vitamin alami. 100 % Aman dan tersebar di 20 negara.

Melayani pemesanan ke seluruh Indonesia dengan memberikan penawaran menarik untuk Anda ” BISA KIRIM BARANG DULU, SETELAH BARANG SAMPAI BARU BAYAR & DIJAMIN UANG KEMBALI JIKA PESANAN TIDAK SAMPAI KE ALAMAT ANDA

Penyebab Jumlah Sperma Sedikit Atau Oligospermia

Penyebab Jumlah Sperma Sedikit Atau OligospermiaPenyebab Jumlah Sperma Sedikit Atau Oligospermia – Jumlah sperma yang sedikit ( kurang ) menjadi penyebab 11-15 % kemandulan pada pria. WHO menjelaskan bahwa pria yang dapat dikatakan memiliki sperma yang normal jika tidak kurang dari 20 juta/ml. Jika jumlah spermanya kurang dari 20 juta/ml, maka dipastikan bahwa pria tersebut mengalami Oligospermia.

Menurut livestrong.com, Air mani normal, laki-laki yang sehat mengandung antara 20000000-100.000.000 sperma per mililiter. Jumlah sperma yang cukup menjadikan salah satu indeks kesuburan pria.

Apa sebenarnya oligospermia dan apa saja penyebabnya ?

Penyebab Jumlah Sperma Sedikit Atau OligospermiaOligospermia mengacu pada air mani dengan konsentrasi sperma yang lebih rendah dan merupakan penyebab umum pada infertilitas pria. Seringkali air mani dengan konsentrasi sperma menurun juga dapat menunjukkan kelainan yang signifikan dalam morfologi sperma dan motilitas.

Gaya hidup yang buruk seperti merokok dan sering mengkonsumsi alkohol dalam jumlah yang tidak sedikit merupakan 2 dari diantara penyebab seseorang pria mengalami gangguan oligozoospermia.

Namun, disamping beberapa ke-2 faktor penyebab seperti yang disebutkan diatas, ada juga faktor penyebab lain mengapa seorang pria memiliki jumlah sperma yang sedikit ( oligozoospermia ) diantaranya :

Mengkonsumi obat-obatan psikotropika seperti ganja. Sebuah studi yang dilakukan peneliti University of Copenhagen, Denmark, menemukan bahwa mengisap ganja lebih dari seminggu sekali dapat menurunkan jumlah sperma, seperti dilansir dari laman Livescience.

Sering memakai pakaian dalam yang terlalu ketat. Menurut seorang urolog konsultan di Queen Elizabeth Hospital dan BMI The Priory Hospital, Inggris, Zaki Almallah, bahwa banyak pria cenderung memilih celana dalam yang ketat untuk mengurangi gerakan. Sayangnya, hal ini berdampak pada testis dan merupakan kesalahan.

Baca juga : Cara Mengobati Oligospermia Secara Alami

“Mengenakan celana dalam yang ketat akan menghilangkan mekanisme alami yang mengatur suhu sperma. Maka itu, ada baiknya laki-laki menghindari celana ketat dan memilih yang longgar,” kata Almallah. Source : health.liputan6.com

Sering mengkonsumsi alkohol. Alkohol dapat menurunkan kadar testosteron pria, yang menyebabkan hilangnya libido. Hal ini juga dapat merusak kualitas, struktur dan pergerakan sperma.  Alkohol adalah racun bagi testis. Hal ini dapat membahayakan sperma ketika mereka diproduksi dan menghentikan mereka berkembang dengan baik atau mencapai sel telur.

Rokok. Di antara dampak merokok adalah efek asap tembakau dapat menyebabkan pengurangan jumlah sperma (kuantitas). Menurut Adam Griffin, MD, dari University of Rochester, NY yang dilansir dari WebMD, Radikal bebas dapat menyebabkan fragmentasi DNA sperma serta masalah dengan motilitas sperma dan pembuahan,” endokrinologi reproduksi Adam Griffin, MD, dari University of Rochester, NY.

Terlalu sering melakukan hubungan seksual. Terlalu sering berhubungan intim dapat menyebabkan kwalitas sperma kurang baik ( normalnya seminggu 1-2 kali terutama pada saat wanita sedang masa subur ).

Stress. “Stres telah lama diidentifikasi sebagai memiliki pengaruh pada kesehatan. Penelitian kami menunjukkan bahwa kesehatan reproduksi laki-laki juga dapat dipengaruhi oleh lingkungan sosial mereka,” kata Teresa Janevic, PhD. Stres psikologis berbahaya bagi sperma dan kualitas semen, mempengaruhi konsentrasi, penampilan, dan kemampuan untuk membuahi sel telur, menurut sebuah studi yang dipimpin oleh peneliti Columbia University Mailman School of Public Health dan Rutgers School of Public Health.

Selain beberapa penyebab diatas, rendahnya jumlah sperma pada pria bisa juga disebabkan oleh beberapa kondisi lainnya seperti : Varikokel, infeksi pada organ refroduksi, kanker dan tumor nonmalignant, testis tidak turun, ketidakseimbangan hormon, cacat kromosom, paparan logam berat, berat badan dan berbagai penyebab oligospermia lainnya.

Lalu, bagaimana cara mengatasi jumlah sperma yang kurang ( oligospermia ) ?

Caranya yaitu dengan mengkonsumsi obat herbal oligospermia Vig Power Capsule Green World. Vig Power Capsule adalah produk herbal berkualitas tinggi yang diformulasikan secara khusus untuk mengobati berbagai gangguan pada refroduksi pria, meningkatkan produksi sperma sekaligus meningkatkan gairah seksual pria.

Dapatkan sekarang juga Vig Power Capsule, klik disini Vig Power Capsule

Artikel lainnya :

Cara Mengobati Oligospermia Secara Alami

Cara Mengobati Azoospermia Secara Alami

Posted By Istana Green World

Penyebab Jumlah Sperma Sedikit Atau Oligospermia

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *